PURWOREJO – Pelatihan Kader Dasar (PKD) yang diselenggarakan PMII Komisariat An-Nawawi dan PMII Komisariat Imam Puro resmi ditutup di Gedung TQN Suryalaya Pangen, Rabu (1/7/2026). Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, Ahad–Rabu (28 Juni–1 Juli 2026), mengusung tema "Internalisasi Nilai-Nilai Aswaja dalam Menumbuhkan Mentalitas Kader Mujahid yang Militan, Kritis, dan Transformatif di Era Society 5.0."
Mabikom PMII Komisariat An-Nawawi, Dr. Anwar Ma'rufi, menekankan bahwa tantangan terbesar kader saat ini adalah menjaga nalar kritis di tengah perkembangan teknologi.
"Hari ini kita benar-benar menghadapi krisis kemanusiaan. Nalar kritis mulai memudar karena ruang berpikir kita banyak ditempati oleh kecerdasan buatan (AI) dan ditelan oleh pragmatisme tanpa rasa," ujar Anwar."
Anwar menjelaskan bahwa PKD merupakan proses istikmalul nafsi al-insaniyah, yakni penyempurnaan jiwa manusia. Menurutnya, kader harus mampu melakukan tasawur dan tasdid atau mengonfirmasi serta mengkritisi berbagai persoalan agar menjadi agen perubahan yang berlandaskan ideologi.
"PKD bukan akhir dari proses. Jika tidak melanjutkan kaderisasi di forum komisariat maupun cabang, maka proses belajar sebagai kader belum selesai. Hormati PMII dengan aktif mengikuti setiap kegiatannya," tegasnya.
Ketua Mandataris PC PMII Purworejo, Latif Nur Hidayatulloh, mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan PKD. Ia menyebut pelatihan tersebut sebagai pintu awal untuk menjadi agen perubahan.
"Selamat kepada seluruh peserta. Ini adalah pintu awal menjadi agen perubahan melalui ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan," kata Latif.
Latif juga mengingatkan pentingnya menjaga tradisi literasi dan diskusi agar kader tidak mudah terpengaruh oleh berbagai dinamika global.
"Jangan sampai putus dalam literasi dan diskusi. Kami berharap setiap kader memiliki gerakan yang berdampak sehingga menjadi kader penggerak yang memberi pengaruh positif bagi masyarakat," ujarnya.
Ketua PMII Komisariat An-Nawawi, Akhmad Khalwani, menyampaikan bahwa para peserta telah memasuki fase baru dalam perjalanan kaderisasi.
"Selamat, sahabat dan sahabati. Hari ini kalian telah bertransformasi dari mu'taqid menuju mujahid. Dari yang sebelumnya anggota, kini menjadi bagian dari penggerak kaderisasi PMII," tutur Khalwani.
Ia berharap para peserta terus mengikuti kaderisasi formal maupun nonformal agar tujuan berproses di PMII dapat tercapai.
Sementara itu, perwakilan panitia, Thoif Shochibul Ghufron, menyampaikan apresiasi sekaligus permohonan maaf kepada seluruh peserta atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti PKD dari awal hingga akhir. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan. PKD ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk terus berproses di PMII," ujar Thoif.
Kontributor : Rajievtaka Kurniawan
Editor : Muhammad Rifky Alfarizy

Tidak ada komentar:
Posting Komentar